Bumi akan kehilangan penghasil oksigen, hewan - hewan akan kehilangan tempat tinggalnya, sumber daya alam berkurang dan masih banyak lagi. Tidak hanya hewan dan tumbuhan, manusia juga pasti akan merasakan dampaknya baik cepat ataupun lambat. Apabila tak ada hutan, maka hewan pemakan tumbuhan ( herbivora ) akan punah, dan hewan pemakan daging ( karnivora ) yang kehilangan makanan utamanya juga akan punah, begitu juga seterusnya. Tanpa hewan dan tumbuhan, manusia tidak akan dapat melangsungkan kehidupannya. Oleh karena itu, kita sebagai manusia sudah sepatutnya merawat dan melestarikan hutan.
Hutan adalah sebuah kawasan yang ditumbuhi oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. Manfaat hutan itu sendiri tentunya dapat dirasakan berdasarkan jenis atau macamnya. Seperti hutan produksi, yang sengaja dibuat untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai ekonomi. Kemudian ada hutan lindung, yaitu adalah kawasan
hutan yang telah ditetapkan oleh pemerintah atau kelompok masyarakat tertentu untuk dilindungi agar fungsi - fungsi ekologisnya tetap dapat berjalan dan dinikmati manfaatnya oleh masyarakat di sekitarnya. Namun masyarakat sering salah tanggap mengenai kawasan lindung ( konservasi ) dengan hutan lindung. Kawasan konservasi khususnya ditujukan pada wilayah - wilayah yang didedikasikan untuk melindungi kekayaan hayati seperti halnya kawasan - kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam. Banyak kerusakan hutan yang terjadi akibat ulah orang - orang yang tidak bertanggung jawab. Salah satunya adalah deforestasi. Deforestasi adalah suatu kondisi dimana saat tingkat luas area hutan menunjukkan penurunan secara kuantitas dan kualitas. Adapun usaha - usaha yang dapat kita lakukan untuk melestarikan hutan yaitu dengan mencegah sistem ladang berpindah yang sering dilakukan untuk kepentingan pribadi. Tak lupa untuk selalu waspada dan hati - hati terhadap api. Reboisasi lahan gundul dan metode tebang pilih adalah sesuatu yang wajib dilakukan oleh para pelilik sertifikan HPH atau Hak Pengelolaan Hutan. Para perusahaan penebang pohon harus memilih-milih pohon mana yang sudah cukup umur dan ukuran untuk ditebang. Setelah menebang satu pohon sebaiknya diikuti dengan penanaman kembali beberapa bibit pohon untuk menggantikan pohon yang ditebang tersebut.

